Assalamualaikum
warahmatullah..
Alhamdulillah
harini saya post lepas dah habis majlis korban sempena hari raya haji (dan
lepas tidur 2 jam. hihi. almaklumlah, penat tolong2) mentype sambil muka
bloated tak malu.
Alhamdulillah
yang kedua, dpt jumpa kengkawan lama(sebab tu tajuk sebiru hari ini) oh in case
korang tak faham, boleh jenguk lagu "Sebiru Hari Ini" youtube link
ni: Sebiru Hari Ini - Edcoustic
Its
a nice song about friends who we met after long time. gaya2 jejak kasih gituu.
What
Im trying to say is, we have lotsss of friends kan? Tapi ade lain2 jenis kawan
yg kita ada. and one way to see how
we are to them is by, lihat
macamana diorang tegur kita lepas dah lamaa tak jumpa. Im not trying to be
stereotypical, tp hanya nak highlight pasal
berkasih dan berteman kerana Allah SWT.
They
whom are beside us when we are happy, and sad.
They
whom instead of selfishness, they share us what they gain
Korang
tahu tak kisah Abu Bakar dan Nabi Muhammad dalam Gua Tsur? Bila Rasulullah
tidur di pangkuan Abu Bakar, sedang dia menangis kesakitan akibat disengat
kalajengking yang berbisa. Tanpa meluahkan apa2, kerana ditakuti sahabat
kesayangannya itu terjaga dari tidurnya yang lena, beliau sanggup menahan rasa
perit itu.
Tanpa sengaja, air matanya menitis mengenai pipi Rasulullah yang sedang berbaring. Abu Bakar menghentikan tangisannya, kekhawatirannya terbukti, Rasulullah terjaga dan menatapnya penuh rasa ingin tahu."Wahai hamba Allah, apakah engkau menangis karena menyesal mengikuti perjalanan ini?" suara Rasulullah memenuhi udara Gua.
"Tentu saja tidak, saya ridha dan ikhlas mengikutimu kemana pun" potong Abu Bakar masih dalam kesakitan.
"Lalu mengapakah, engkau meluruhkan air mata?"
"Seekor kalajengking baru saja menggigit saya wahai putra Abdullah, dan bisanya menjalar begitu cepat"
Rasulullah menatap Abu Bakar penuh kehairanan, tak seberapa lama bibirnya bergerak "Mengapa engkau tidak menghindarinya?"
"Saya khawatir membangunkanmu dari lelap" jawab Abu Bakar. Ia kini menyesal karena tidak dapat menahan air matanya hingga mengenai pipi Rasulullah.
Saat itu air mata bukan milik Abu Bakar saja. Selanjutnya mata Rasulullah berkabut dan bening air mata tergenang di pelupuknya. Betapa indah sebuah ukhuwah.
"Sungguh bahagia, aku memiliki seorang seperti mu wahai putra Abu Quhafah. Sesungguhnya Allah sebaik-baik pemberi balasan". Tanpa menunggu waktu, dengan penuh kasih sayang, Rasulullah meraih pergelangan kaki yang digigit ular. Dengan mengagungkan nama Allah, Nabi mengusap bekas gigitan itu dengan ludahnya. Maha suci Allah, seketika rasa sakit itu tak lagi ada.
nampak tak betapa indahnya cinta kerana Allah? If you love someone for Allah, they wont forget you, and your friendship will be long-lasting till jannah, insyAllah. and dapat rasa bezanya kalau kita berkawan dengan orang tu kerana urusan dunia je.
Sahabat fillah(krn Allah) biasanya bila jumpa dia, akan rasa kehangatan dan kemesraan. tak kisahlah berapa lama tak jumpa, once jumpa akan still rasa keakraban. there is no boundaries between.
Kerana cinta itu pada Allah,
Hati dipunyai Allah,
Dua hati tiada berpisah,
Sentiasa merasa dicintai oleh Maha Cinta,
Hati dipunyai Allah,
Dua hati tiada berpisah,
Sentiasa merasa dicintai oleh Maha Cinta,
Maka rasailah,
Persahabatan tanpa noktah
as conclusion, antara perkara yang penting adalah mencari sahabat yang mulia agamanya, indah peribadinya, sopan akhlaqnya, dan taat pada Penciptanya. Jika tiada, maka kita lah yang menjadi sahabat itu. Jadilah seperti, kelopak bunga yang apabila dihancur oleh tangan sekalipun akan memberi bau yang wangi pada tangan tu. Selamat bersahabat fillah :)
as conclusion, antara perkara yang penting adalah mencari sahabat yang mulia agamanya, indah peribadinya, sopan akhlaqnya, dan taat pada Penciptanya. Jika tiada, maka kita lah yang menjadi sahabat itu. Jadilah seperti, kelopak bunga yang apabila dihancur oleh tangan sekalipun akan memberi bau yang wangi pada tangan tu. Selamat bersahabat fillah :)